Archive for August, 2006

MONYONG SURONYONG GARARONYONG BINTI SINYONGNYONG!!!!!

Thursday, August 24th, 2006

Lagi kalut . . nyanyi dulu ah . . . .

Pardon me while I burst…..

A decade ago, I never thought I would be
At twenty three, on the verge of
spontaneous combustion. Woe-is-me. But I
guess that it comes with the territory; an
ominous landscape of
never ending calamity
I need you to hear, I need you to see, that I have
had all I can take and
exploding seems like a definite possibility
to me.
So pardon me while I burst into flames.
I’ve had enough of the world, and its people’s mindless games.
So pardon me while I burn and rise above the flame.
Pardon me, pardon me, I’ll never be the same.

Not two days ago, I was having a look in a book and I saw a picture of a
guy
fried up above his knees
I said, "I can relate," ‘cause lately I’ve been thinking of combustication
as a welcomed vacation from
the burdens of the planet earth.
Like gravity, hypocrisy, and the perils of being in 3-D…
but thinking so much differently.
So pardon me while I burst into flames.
I’ve had enough of the world and its peoples mindless games.
So pardon me while I burn and rise above the flame.
Pardon me, pardon me. I’ll never be the same.

Never be the same yeah.

Pardon me while I burst into flames.
Pardon me, pardon me, pardon me.

So pardon me while I burst into flames.
I’ve had enough of the world and its peoples mindless games.
So pardon me while I burn and rise above the flame.
Pardon me, pardon me I’ll never be the same.
Pardon me, never be the same yeah.

Old song yg baru gw dapetin chord accousticnya, langsung dr si Einzigernya sendiri . . . thx to DeniST

FUNGUS AMONGUS

Saturday, August 19th, 2006

Fungus Amongus (Jamur Antarakita) adalah sebuah species langka yang dapat dikatakan sudah punah. Kepunahan dari species ini dapat dilihat dari ke-tiadaberada-annya terutama di ekosistem-ekosistem di kota Bandung, seperti Aquarius dan Disc Tara.

Demi menyelidiki keberadaan species ini, saya jauh-jauh datang ke sebuah pulau kecil yang secara geografis terletak diantar Pulau Batam dan Negara Malaysia. Di pulau itu saya menyusuri hutan yang sangat besar yang dinamakan oleh penduduk sekitar Orchard Rd. Entah darimana datangnya nama itu, karena sepanjang perjalanan saya di hutan itu saya tak menemukan satu pun bunga Anggrek.

Kembali ke petualangan saya, setelah sekian lama menjelajahi hutan tersebut, saya sampai di sebuah ekosistem yang oleh para ahli dinamakan Gramaphone, namun sayangnya saya tak menemukan apa yang saya cari. Namun saya menemukan species dari family yang sama dengan Fungus Amongus yaitu Alive At Red Rocks dalam bentuk evolusi yang lebih tinggi, yaitu DVD dengan ukuran tumbuh sekitar S$ 32.95. Kedua species ini adalah hasil temuan dari Prof. Dr. Brandon Boyd, ST dkk. yang dimasukkan ke dalam family Incubus.

Namun memang no pain no gain, akhirnya dalam perjalanan pulang saya dapat menemukan apa yang saya cari, yaitu sebuah Fungus Amongus dalam bentuk evolusi berupa CD dengan ukuran tumbuh yang tak tanggung-tanggung, sekitar S$ 28.00. Besarnya ukuran dari kedua species tersebut tidak menghalangi tekad awal saya untuk membawa kedua species tersebut pulang dan menempatkannya di kamar saya.

Size does matter. Besarnya ukuran dari keduanya membuat saya terkadang berpikir kembali untuk mengkoleksi jenis-jenis species yang lebih tidak langka dan berukuran kecil seperti misalnya species-species dari family Samsons, Radja, ataupun Peter Pan yang notabene lebih banyak terdapat di ekosistem-ekosistem di Indonesia. Namun sekali lagi, entah kenapa species-species langka saya rasakan memiliki nilai estetika yang jauh lebih tinggi daripada species-species lokal yang sudah saya sebutkan diatas.

Duh . . ngacho euy . . coba aja ada di kota kembang, ga sedepresi gini gw :Peace: